Dasar-dasar Komputer Kimia


Kimia komputasi adalah cabang kimia yang menggunakan hasil kimia teori yang diterjemahkan ke dalam program komputer untuk menghitung sifat-sifat molekul dan perubahannya maupun melakukan simulasi terhadap sistem-sistem besar (makromolekul seperti protein atau sistem banyak molekul seperti gas, cairan, padatan, dan kristal cair), dan menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata.

Istilah kimia komputasi kadang-kadang digunakan juga untuk bidang-bidang tumpang-tindih antara ilmu komputer dan kimia.

(Sumber: Wikipedia)


[Klik gambar untuk mengunduh materi kuliahnya]

Kuliah #1

Komputer digunakan dimana-mana.

​Penggunaan umum: server, desktop, laptop, telpon seluler, dll.
Penggunaan khusus: masin kasir, ATM, games, dll.
Ditanamkan ke perangkat lain: mobil, pintu hotel, printer, peralatan medis, mesin-mesin industri, dll.

Karakteristik: Kecepatan, biaya, kemudahan/kenyamanan penggunaan, kemampuan untuk dikembangkan/ diperluas.​

Kuliah #2

CPU – Central Processing Unit: Tempat segala pengambilan keputusan, komputasi dan permintaan I/O diserahkan.

MemoryTempat penyimpanan informasi yang telah diproses oleh CPU.

Kuliah #3

Ilmu komputasi adalah penerapan dari komputasi dan metode numerik untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit. 

Kemajuan bidang ilmu komputasi bukan hanya dalam hal perangkat kerasnya (hardware), tapi yang lebih penting adalah kemajuan dalam hal matematiknya.

Melalui ilmu komputasi kita dapat melakukan hal yang rumit yang membutuhkan cara matematik yang kompleks, perhitungan yang melibatkan bilangan yang besar, atau gabungan keduanya.

Kuliah #4

Bentuk geometri suatu molekul menentukan banyak sifat molekul tersebut. Oleh karena itu sangat perlu untuk mengetahui geometri molekul yang akan dipelajari.

Optimasi geometri adalah metode yang digunakan untuk memperoleh energi minimum dari suatu molekul.

Hasil dari optimasi geometri bukan hanya berupa bentuk energi yang baru, tetapi juga energi dari molekul yang baru tersebut.