Radiokimia


Radiokimia adalah bidang kimia yang mempelajari material radioaktif, di mana isotop elemen radioaktif digunakan untuk mempelajari karakteristik dan reaksi kimia isotop non-radioaktif.

Kebanyakan radiokimia berhubungan dengan penggunaan radioaktivitas untuk mempelajari reaksi kimia. Hal ini sangat berbeda dengan radiasi kimia karena level radiasi yang digunakan dijaga rendah.

​Radiokimia juga mencakup studi mengenai radioisotop alami atau buatan manusia.

(Sumber: Wikipedia)


[Klik gambar untuk mengunduh materi kuliahnya]

Kuliah #1

Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan nuklirdiawali oleh penemuan elektron, penemuan sinar-X, penemuan radioaktivitas dan teori relativitas Einstein. ​

Kuliah #2

Elektron adalah partikel pertama yang ditemukan, pembentuk ikatan, penerus arus listrik dan konduktor, merupakan sinar katoda. Proton adalah partikel bermuatan satu dengan nilai e/m maksimum didapatkan bila gas sisa adalah hidrogen.

 

Kuliah #3

Elektron beredar mengelilingi inti atom pada jarak yang relatif jauh. Jarak inti atom dengan garis edar elektron paling luar disebut jari-jari atom. Jari-jari atom jauh lebih besar daripada jari-jari intinya. Nuklida-nuklida yang mengandung jumlah neutron (N) yang sama. 

 

Kuliah #4

Suatu zat (unsur) akan menjadi radioaktif jika memiliki inti atom yang tidak stabil. Suatu inti atom berada dalam keadaan tidak stabil jika jumlah proton jauh lebih besar dari jumlah netron.

 

Kuliah #5

Unsur radioaktif bisa berubah menjadi unsur radioaktif baru dan seterusnya sampai dihasilkan unsur yang stabil, dan membentuk suatu deret radioaktif.​
Adanya deret radioaktif di alam memungkinkan lingkungan hidup kita secara konstan dilengkapi unsur-unsur radioaktif yang seharusnya sudah musnah.​

 

Kuliah #6

Reaksi penembakan inti merupakan suatu proses di mana suatu nuklida diubah menjadi nuklida lain dengan menggunakan penembak sebuah partikel (proyektil).
Salah satu manfaat reaksi inti adalah mengubah nuklida yang tak radioaktif menjadi bersifat radioaktif (produksi radioaktif).

 

Kuliah #7

Reaktor nuklir adalah tempat berlangsungnya reaksi inti (umumnya reaksi fisi) yang dikendalikan.
Ada beberapa faktor yang dapat menghalangi terjadinya reaksi berantai, salah satunya adalah penampang lintang. Hasil-hasil fisi dapat menangkap elektron sehingga menghalangi terjadinya reaksi berantai.